Scholarship and Study

Scholarship Journey #2: Tes TPA Bapennas

Halo semua. Wah udah lama banget gak nulis buat blog kesayanganku ini. Memang kadang-kadang, resolusi yang sudah disusun rapi itu bisa berantakan karena realita (duile…). Saya kan pernah janji ya, untuk share tentang tahap saya meraih beasiswa. Maka sebelum posting soal yang lain, saya merasa harus bayar hutang dulu. Where were we? Ah ya, setelah memutuskan untuk mendaftar beasiswa FETA, ada beberapa syarat yang saya harus ambil, salah satunya adalah tes TPA.

Tes TPA untuk berbagai tujuan di Indonesia diselenggarakan oleh Koperasi Bapennas (bisa klik untuk lihat jadwal). Pada saat tahu soal beasiswa FETA, saya sedang berada di Jepang, dan sepulang liburan, ternyata waktu yang saya miliki hanya sedikit untuk preparasi. Saya mencoba untuk mendaftarkan diri ke penyelenggara untuk mendapatkan jadwal tes TPA yang hasilnya bisa didapat SEBELUM deadline persyaratan administrasi FETA dan kuota untuk tanggal tes tersebut FULL.

Merasa pasrah, saya berpikir untuk mengambil jalur pendaftaran Kategori III yang mengharuskan saya tes TPA dari penyelenggara FETA. Lalu teman-teman saya, yang notabene awardee SPIRIT dan FETA terdahulu, share tentang tes TPA mereka. They said FETA’s TPA is way more difficult than Bappenas’. Nah lho. Jangan-jangan nanti saya gak lulus. Parno, akhirnya saya memutuskan cari cara untuk TPA Bapennas.

Jumat sebelum tes di IPB akhir pekannya, saya whatsapp narahubung TPA Bapennas.

“Mba, saya mau daftar untuk tes di IPB Bogor, bisa gak ya?”

“Maaf mba, kuota full.”

“Tolong banget mba, saya harus pegang hasil sebelum tanggal XX. Gak ada tes lagi yang bisa saya ikutin, kalau nggak, saya gak bisa daftar administrasi untuk beasiswanya” (begging mode ON)

“Hmm. Oke mba, gini ya, mba datang saja di hari H, nanti apabila ada peserta yang tidak bisa datang, mbak bisa masuk.”

“Bener ya mba??! ALHAMDULILLAH, makasih ya..”

“Tapi mbak Waiting List keempat”

SAY WHAT?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

“Iya mba, gapapa saya tetap datang.” (Sambil lemes)

Jadi, di Hari H, jangan harap saya datang dengan preparasi. Boro-boro megang buku TPA yang tebalnya udah hampir sama dengan PSAK itu, saya merasa kalau bisa masuk dan ikut tes aja udah bersyukur. I had nothing to lose, though. I wasn’t prepared and literally empty-handed.

Dengan segala kepasrahan, saya menunggu di depan ruangan tes. Ada beberapa muka familiar yang hilir mudik, teman-teman seangkatan STAN saya. Mbak panitia bersangkutan minta saya bersabar. Kalau ada peserta yang tidak hadir, dan tiga orang waiting list di atas saya tidak bisa mengisi spot tersebut, saya bisa ikut tes. Banyak kan syaratnya? Hehehe…

Kesabaran saya berbuah manis, tepat lima menit setelah semua peserta masuk ruangan tes, penyelenggara membacakan syarat-syarat tes, ternyata ada 3-5 orang yang tidak hadir dan tiga orang di atas saya tidak ada yang datang. I was beyond lucky.

Tiga jam dan 250 soal berlalu seperti mendengarkan satu playlist Spotify. Ada yang asik, ada yang nggak. Ada yang rasanya mau dikerjakan sampai selesai, ada yang nggak. Karena saya gak latihan soal, saya mengandalkan teknik ala saya, kerjakan yang paling gampang, kerjakan spasial dulu, leave it if u hate it, tembak aja kalo gak bisa.

Seminggu berselang, hasil pun keluar. Tidak disangka, TPA lucky saya itu, hasilnya 693. Nut bad at all!! Beneran deh, saya sampai men-treat diri saya sendiri saking surprisednya. I think I underestimate myself. Gak pake lama, saya langsung melengkapi persyaratan administrasi FETA, dan saya sampaikan ke bagian APK di unit saya.

Since the odd is in my favor, I think I need to think wisely about the next test. Psikotes. The winter is coming!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s